Help!

Help! I need somebody
Help! Not just anybody
Help! You know I need someone
Help!(When) When I was younger (When I was young) so much younger than today
(I never need) I never needed anybody’s help in any way
(Now) But now these days are gone (These days are gone) and I’m not so self assured
(And now I find) Now I find I’ve changed my mind, I’ve opened up the doors

Help me if you can, I’m feeling down
And I do appreciate you being ’round
Help me get my feet back on the ground
Won’t you please, please help me?

(Now) And now my life has changed (My life has changed) in oh so many ways
(My independence) My independence seems to vanish in the haze
(But) But ev’ry now (Every now and then) and then I feel so insecure
(I know that I) I know that I just need you like I’ve never done before

Help me if you can, I’m feeling down
And I do appreciate you being ’round
Help me get my feet back on the ground
Won’t you please, please help me?

When I was younger, so much younger than today
I never needed anybody’s help in any way
(Now) But now these days are gone (These days are gone) and I’m not so self assured
(And now I find) Now I find I’ve changed my mind, I’ve opened up the doors

Help me if you can, I’m feeling down
And I do appreciate you being ’round
Help me get my feet back on the ground
Won’t you please, please help me?

Help me, help me
Ooh

Help adalah satu dari sekian banyak lagu the Beatles favorit saya. Karena lagu ini berbicara tentang sebuah hakikat paling dasar dari diri seorang manusia yang pasti dan akan selalu butuh pertolongan. Ada saat-saat dalam hidup kita ketika baris-baris pepohonan dan bangunan-bangunan yang berdiri di hadapan kita berubah seketika warnanya menjadi hitam putih seperti televisi di tahun 1950-an. Di hari-hari tergelap itu ketika memandang matahari pun rasanya butuh keberanian ekstra.

Mungkin akan ada banyak orang yang hadir dalam hidup kita. Ada orang-orang yang hanya akan hadir sehari atau dua hari saja, juga ada mereka yang akan selalu hadir di keseharian selama satu periode waktu, dan mereka yang akan selalu hadir kapan pun kita membutuhkan. Untuk yang terakhir ini, nggak semua orang punya. Dan di situlah sedihnya hidup menjadi manusia.

Karena apa pun yang kita lakukan, baik atau buruk pun itu, kita nggak akan bisa lepas dari judge atau label yang akan disematkan oleh orang lain. Sebagian orang bisa melaluinya tanpa kepikiran, sebagian yang lain mau nggak mau menjadikan itu suatu standar bagi diri mereka.

Pilih hidupmu. Pilih karirmu. Pilih asuransimu. Pilih perumahanmu. Pilih akun bank-mu. Pilih keluargamu. Pilih dana pensiunmu. Pilih rekreasimu. Pilih liburanmu. Pilih pendidikan anak-anakmu. Pilih perceraian dengan istrimu. Pilih gambar-gambar atau video-video yang akan kamu post di media sosial. Pilih mesin cucimu. Pilih televisimu. Pilih komputermu. Pilih laptopmu. Pilih teman-temanmu. Pilih tagihan-tagihan kartu kreditmu. Pilih segalanya yang membuatmu bahagia.

Advertisements

One thought on “Help!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s