Haiku, 3 Bait Penasaran

Aku terpikir untuk membuat tulisan ini setelah mencoba mencari-cari “cara menjadi kreatif” di Pinterest. Ada sebuah infografis yang menyebutkan 75 tips untuk menjadi kreatif. Salah satunya adalah membuat Haiku. Mendengar istilahnya, sebagian orang mungkin langsung paham dari negara mana Haiku ini berasal. Haiku merupakan sebuah genre puisi yang berasal dari negara Jepang.

Lalu yang menjadi pertanyaan, seperti apakah ciri khas Haiku?

Umumnya Haiku dibangun di atas 17 suku kata, 3 baris, dan memiliki jumlah suku kata sesuai barisnya 5-7-5. Jadi baris pertama 5 suku kata, baris kedua 7 suku kata, dan baris keliga 5 suku kata lagi. Itu jika kita bicara dari segi bentuknya, namun dari segi isi Haiku ini pada umumnya berbicara tentang pengalaman manusia dalam berinteraksi dengan alam.

Kok pendek banget?

Haiku ini memang sebuah puisi yang tidak selesai. Ibarat sebuah pertanyaan retoris. Walaupun pendek, tapi Haiku biasanya mengandung makna yang dalam dan butuh momen aha untuk memunculkan idenya. Orang Jepang zaman dulu bahkan berjalan kaki dulu menyusuri lembah sebelum membuat Haiku. Mereka mengamati kejadian alam, menarik kesimpulan, dan menuliskannya dalam Haiku.

Lalu bagaimana langkah menulis Haiku?

  1. Pertama, tentukan dulu topiknya apa. Entah mau menulis tentang cinta, persahabatan, masalah sosial, atau pun tentang alam seperti tujuan awalnya.
  2. Kedua, coba pergi ke luar ruangan dan amati lingkungan sekitar. Kalau perlu pergilah ke tempat yang jauh sehingga kamu bisa menulis dengan lebih objektif.
  3. Ketiga, coba berlatih menulis Haiku di atas kertas. Sambil coret-coret pun nggak masalah.
  4. Keempat, publikasikan Haiku yang kamu buat sambil mencari orang lain yang ahli dalam membuat Haiku.

Apakah menulis Haiku harus dalam Bahasa Jepang dan wajib menuruti aturan di atas?

Sejujurnya tidak, Haiku sudah banyak diadopsi ke dalam karya-karya sastra dari berbagai bahasa di dunia. Bentuknya pun sudah bermacam-macam dan tidak selalu mengikuti pola 5-7-5 tersebut.

Mau lihat contoh Haiku dong!

Ini bukan contoh yang bagus, hasil karya sendiri, tapi semoga bisa membantu. Huhuhu.

“The sound of trains

and those tears on your eyes

It’s time to part “

-Bagus Yoga (1995-sekarang)

Yang di atas adalah contoh Haiku sederhana yang mungkin mengundang pertanyaan pemirsa akan apa yang terjadi setelah kedua sejoli tersebut berpisah. Sedikit Trivia, Haiku di atas terinspirasi dari scene perpisahan Takaki dan Akari pada bagian pertama film 5 Centimeters Per Second (Byousoku 5 Centimeters) – jangan ditonton, serius, nanti baper.

5cmps_5
Scene perpisahan Takaki dengan Akari pada 5 Centimeters Per Second

 

Ada yang seru lagi nggak?

Sedikit promosi, sekarang ada aplikasi Android yang namanya HaikuJAM. Aplikasi ini semacam media sosial di mana kita bisa membuat Haiku bersama-sama dengan orang lain yang juga merupakan member dari aplikasi ini. Jadi kita tinggal membuat akun, kemudian kita bisa memilih untuk melengkapi Haiku yang sudah dibuat oleh orang lain, atau memulai bait pertama dari Haiku kita. Tiap orang hanya berkontribusi menambahkan satu bait dalam satu Haiku, jadi semacam co-author gitu.

 a090f603ec2515bd34eec6f97a33a179

Boleh share 75 cara jadi kreatifnya?

Creativity+is+the+very+fiber+of+progression.+We+need+it+to+solve+problems,+create+new+products+and+blog+posts+and+to+constantly+produce+growth..jpeg
75 Ways to Exercise Your Creativity (Sumber: tiffanyima.com)

Semoga bermanfaat! Dan selamat, Anda sudah selangkah maju untuk menjadi kreatif!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s