Postcrossing

Bagi teman-teman yang sudah akrab dengan dunia filateli, mungkin tidak asing lagi dengan istilah postcrossing. Sebenarnya apa sih postcrossing itu? Bisa dibilang postcrossing itu adalah seni bertukar kartu pos ataupun hal-hal lain yang berhubungan dengan pos, baik dengan orang-orang yang senegara ataupun dengan orang-orang dari negara lain. Lalu orang-orang yang melakukan postcrossing biasa disebut dengan istilah postcrosser. Ada banyak cara untuk melakukan postcrossing, namun yang paling mudahnya adalah melalui situs https://www.postcrossing.com/. Situs tersebut dibuat pada tahun 2005 oleh seorang Portugis yang bernama Paulo Magalhaes yang memiliki hobi bertukar kartu pos dengan orang-orang dari negara lain, namun mengalami kesulitan dalam melakukan hobinya.

Cara kerja dari situs https://www.postcrossing.com/ sesuai dengan slogannya yang berbunyi “send a postcard and receive a postcard back from a random person somewhere in the world!”. Pertama-tama, teman-teman akan diminta membuat akun, mengisi data profil seperti deskripsi diri dan alamat. Lalu teman-teman bisa memulai dengan meng-klik bagian “Send a postcard” untuk bisa memulai. Karena sebelum teman-teman mendapatkan kiriman kartu pos dari luar negeri, teman-teman perlu mengirim kartu pos terlebih dahulu. Untuk setiap kartu pos yang teman-teman kirimkan, teman-teman akan mendapat kiriman kartu pos secara acak dari siapapun member postcrossing.com yang ada di dunia. Awalnya setiap member dibatasi maksimal bisa mengirim 5 kartu pos secara bersamaan. Jumlah ini akan meningkat dengan semakin banyaknya kartu pos yang telah dikirim.

Tentunya ada beberapa keuntungan maupun kerugian dari melakukan postcrossing. Keuntungannya, teman-teman bisa berkenalan dengan orang-orang dari belahan dunia yang berbeda, yang mungkin bisa saja membantu kalau sewaktu-waktu teman-teman ingin berkunjung ke luar negeri. Selain itu, dengan mengoleksi kartu pos dan prangko dari negara lain, tentunya bisa menambah semangat untuk bisa mengunjungi secara langsung negara tempat kartu pos dan prangko tersebut berasal. Lalu untuk kerugiannya, tentu saja teman-teman perlu menyisihkan sedikit dari uang bulanan teman-teman untuk membeli kartu pos dan prangko. Kartu pos yang biasa dijual di Books & Beyond, memiliki kisaran harga Rp 3500,- s/d Rp 7500,-. Lalu biaya pengiriman kartu pos sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan oleh Pos Indonesia pada tahun 2014 adalah Rp 7000,- untuk wilayah Asia, Rp 8000,- untuk wilayah Eropa, dan Rp 9000,- untuk wilayah Amerika.

Without further ado, happy postcrossing! 🙂

#30DaysWritingChallenge

Advertisements

One thought on “Postcrossing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s