Untukmu, Yang Entah Ada Dimana…

Ini adalah sebuah cerita dari hati, ketika sang hati merasa sedang sendiri.

Ia merasa bagai sendiri, karena belum menemukan tempat berlabuhnya.

Seperti sebuah kapal yang terombang-ambing di lautan ketika laut sedang pasang.

Bingung harus kemana, dan hanya bergumam sendiri tanpa tahu siapa yang sedang ia cari.

Aku tahu kita sedang menatap sebuah langit yang sama,

Bahkan kita sedang memijakkan kaki di bumi yang sama pula,

Tapi entah sampai kapan aku harus menunggu,

Menunggu wajahmu yang tak kunjung menampakkan wujudnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s