5 Tips Mengatasi Penundaan

image

Hai, sekarang saya mau share nih tentang tips menghadapi penyakit yang umumnya dialami oleh semua kalangan, terlebih di kalangan siswa dan mahasiswa. Istilah kerennya adalah procrastinating. Kenapa sih kita sering menunda-nunda sesuatu? Disini penulis ingin mencoba berbagi tips karena penulis sendiri masih sering melakukan penundaan, hehehe. Tips ini disadur dari buku Never Say Later karya Monica Ramirez Basco ditambah dengan sedikit pengalaman pribadi penulis.

1. Yang pertama, kita harus ketahui dulu alasan kenapa kita menunda. Ada 4 kemungkinan yang mungkin terjadi: kita takut pada tugas itu, kita tidak yakin diri kita sanggup mengerjakan tugas itu, kita lelah karena banyaknya aktivitas lain, atau bisa jadi kita malah ingin membuat panik tim dengan mengulur waktu untuk mengerjakan tugas (yang terakhir ini agak jarang :D). Yang pasti kenali dulu penyebabnya ya!

2. Yang kedua, carilah solusi yang tepat dan tumbuhkan motivasi yang kuat untuk berhenti menunda. Solusi mungkin mudah untuk dicari setelah tahu permasalahannya, namun untuk mematuhi solusi tersebut belum tentu berjalan dengan lancar. Anda mungkin akan terus menerus melakukan penundaan walaupun sudah menemukan solusinya. Makanya butuh motivasi yang kuat agar bisa semangat menjalani solusi tersebut.

Misalnya, untuk permasalahan mencuci baju. Anda mungkin akan menemukan sejumlah alasan untuk mencuci baju “Aku tidak ingin kelihatan dekil di kampus” “Aku akan kehabisan baju untuk dipakai” “Aku tidak ingin kamarku jadi bau oleh cucian yang menumpuk”. Anda bisa menemukan alasan yang paling kuat diantara 3 tadi untuk dijadikan motivasi! Sehingga mau tidak mau tubuh Anda bergerak untuk membereskan kerjaan tersebut.

3. Yang ketiga, tetaplah jaga ritme yang baik tersebut atau kalo di bahasa Arab disebut istiqomah ๐Ÿ™‚
Tiada artinya suatu proses yang baik, kalo berhenti di satu periode waktu saja. Yang terbaik adalah suatu metode yang berkelanjutan. Menurut penelitian, suatu hal yang kita lakukan terus-menerus selama 21 hari akan menjadi kebiasaan.

4. Yang keempat, carilah rekan yang bisa dijadikan sebagai controller. Sebagai makhluk sosial, manusia tentu membutuhkan orang lain. Dengan saling mengingatkan, tentu kita bisa jadi lebih baik lagi daripada sebelumnya.

5. Yang kelima, share tips ini kepada orang lain di sekitar Anda. Alangkah baiknya kalo Anda bisa membantu orang lain mengurangi kebiasaan procrastinating ๐Ÿ™‚
Dengan begitu, Anda akan merasa malu sendiri ketika Anda mengajak orang lain untuk berhenti menunda semantara Anda sendiri masih menunda. Dengan begitu, mau nggak mau pasti berhenti kebiasaannya, hehehe.

Terima kasih atas kesediaannya membaca tulisan singkat ini. Sebenarnya ini sedikit sindiran juga buat penulis yang (bahkan!) menunda untuk menulis tulisan ini. Salam (mantan) procrastinator! ๐Ÿ˜€

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s